Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kunci Paling Ampuh dalam Mendidik Anak, ini 5 Cara agar tidak Berlaku Kasar dan Emosional pada Anak

Kunci Paling Ampuh dalam Mendidik Anak, ini 5 Cara agar tidak Berlaku Kasar dan Emosional pada Anak

Jika anak sudah melakukan kesalahan, biasanya respon orangtua langsung memarahinya bahkan sampai diberikan sanksi yaitu bisa berupa hukuman dan lain sebagainya.

Saya berikan contoh, misalnya ada seorang anak yang bernama Andi. Andi bersama temannya sedang bermain mobil-mobilan di ruang tamu. Setelah selesai bermain Andipun lupa untuk merapihkan kembali atau membereskan mainan yang sudah digunakan bersama teman-temannya.

Setelah ibunya pulang dari pasar, melihat ruang tamunya berantakan dengan berbagai macam mainan berserakan. Tentu respon orangtuanya sangat kesal pada Andi. Setelah itu tidak lama ibunya menyuruh kepada Andi untuk segera membereskan mainannya.

Hei Andi, cepat bereskan semua mainan kamu ini sebelum ibu menghukum kamu. Ayo cepat ! "Ibunya membentak Andi".

Ia bu, nanti Andi beresin. "Kata anaknya".

Andi !., mau sampai kapan kamu seperti ini, selalu membantah perintah ibu. Ayo cepat bereskan mainan kamu sekarang !., "kata Ibu. Nada suaranya meninggi".

Ibu, aku kan sudah bilang. Nanti !. Akukan sekarang lagi sibuk. "kata Andi. Nada suaranya membentak".

Dasar memang kamu ini anak durhaka, pemalas, dan suka melawan orangtua. "Ibunya mulai kesal kepada Andi"

Pertanyaan

Kalau kita perhatikan dari percakapan di atas apakah ada rasa kasih sayang diantara ibu dan anak?

Kira-kira dimana letak kesalahan orangtua dalam mendidik anak?

Lalu bagaimana cara mendidik anak yang benar itu?

Cara Mendidik Anak

Pertama kita mualai dari cara mendidik anak. Saya tidak akan panjang lebar untuk membahas hal tersenut. Menurut saya berikut ini adalah beberapa kunci paling ampuh dalam mendidik anak.

  1. Berikan kesempatan kepada anak untuk melakukan tanggungjawabnya.
  2. Bersabar atas semua sikap dan tingkahlakunya.
  3. Tidak menyelesaikan masalah dengan selalu memarahinya.
  4. Ketika anak berbuat salah, maka jangan sekali-kali memberikan sanksi atau berupa hukuman kepadanya.
  5. Pertimbangkan semua keinginannya dengan selalu menasihatinya agar anak dapat mengerti antara boleh dan tidak boleh.
  6. Sikap kita terhadap anak tidak boleh emosional dan selalu menghindari semua perkataan yang kasar.
  7. Berikan pendidikan anak dengan penuh kasih sayang. Seperti pendidikan akhlak yang mengajarkan tentang cara sopan santun dan lain sebagainya.

Itulah beberapa cara untuk mendidik anak dengan cara yang baik dan benar. Ini mesti diterapkan oleh semua orangtua kepada anaknya. Silakan bunda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Moms, ingat untuk mengatasi anak yang susah diatur alangkah baiknya kita tidak menggunakan cara orangtua zaman dahulu.

Seperti apakah cara orang zaman dahulu itu?

Seperti ketika anak berbuat kesalahan langsung diberi hukuman. Saya kira cara tersebut kurang tepat untuk diterapkan pada anak kita masa kini. Karena kalau kita melakukannya yang ada anak kita akan tambah susah diatur bahkan anak bisa sakit hati sehingga timbulah rasa tidak suka atau benci kepada orangtuanya.

Ingat ya moms, bukan berarti kita harus menuruti semua apa yang diminta anak, kita juga dapat melarangnya tapi dengan cara yang baik yaitu dengan tidak memarahinya.

Dan jika anak berbuat salah, maka kita harus dapat memberikan pengertian kepada anak kita dan jangan langsung marah. Karena yang namanya pendidikan anak itu bisa melalui nasihat-nasihat yang diberikan bunda pada anak.

Kemudian sikap kita sebagai orangtua juga harus tegas, tidak boleh bersikap selalu memanjakan anak atau menuruti semua kebutuhan dan keinginannya.

Ingat ya moms, anak itu tidak sepenuhnya mengetahui baik dan buruk pada suatu hal tanpa diberikan pemahaman kepadanya.

Jadi, intinya setiap kali anak berbuat tidak baik atau berbuat kesalahan kita harus dapat mengarahkannya dengan cara menasihatinya bukan dengan cara memarahinya.

Kalau kita memarahinya justru tidak akan menyelesaikan masalah malah akan membuat anak tidak nyaman dan tidak patuh pada kita sebagai orangtuanya.

Oleh karena itu, pentingnya mendidik anak di usia dini sangat diperlukan oleh semua orangtua tujuannya agar anak patuh atau tidak melawan kepada kita.

Kita mungkin pernah merasakan. Anak saya kok jadi bandel dan selalu bikin orangtua marah. Padahal dulu saat masih kecil, saya selalu menuruti semua kemauannya. Bahkan sampai mainan mahalpun saya belikan untuknya. Tapi kenapa sekarang justru suka melawan pada saya.

Seberapapun mahalnya mainan yang diberikan pada anak. Itu tidak akan berpengaruh pada sikap egonya. Ya salah satu upaya untuk mengatasinya dengan cara tidak memarahinya, mengkasarinya, atau bahkan memberikan hukuman kepadanya.

Ingat, perkataan kasar, memarahi, dan pemberian sanksi atau hukuman adalah hal yang tidak disukai oleh semua anak walaupun kita mengganggap itu merupakan demi kebaikannya semata. Oleh karena itu kita sebagai prangtua harus berbuat lembut kepada anak dalam arti tidak boleh berbuat kasar.

Sebagaimana yang sudah saya samapaikan berbuat lembut kepada anak. Ingat, bukan berarti kita sebagai orangtua harus menuruti semua permintaannya. Akan tetapi kita selaku orangtua harus dapat memahami kemauan dan keinginannya.

Terkadang anak meminta sesuatu yang kita memang tidak sanggup untuk membelikannya, bahkan sampai meminta sesuatu yanng tidak masuk akal. Maka salah satu jalan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan cara mengarahkan anak dengan penuh kasih sayang kita supaya anak dapat mengerti batas antara boleh dan tidak boleh. Jadi, kita tidak boleh berlaku kasar ya moms.

Lalu apakah ada cara untuk tidak berlaku kasar pada anak? Cara untuk tidak berlaku emosional pada anak?

Jawabannya : Tentu ada moms, makadari itu silakan simak baik-baik artikel ini.

Cara agar tidak Berlaku Kasar dan Emosional pada Anak

Cara agar kita tidak berlaku kasar dan emosional pada anak yaitu sebagai berikut.

  1. Jangan merasa lelah dalam mengerjakan semua tugas rumah tangga dalam arti tetap semangat. Seperti bersih-bersih, mencuci piring, baju, dll.
  2. Jangan merasa bosan dalam mendidik dan menasehati anak. Jika diperlukan silakan sesekali anak diajak keluar rumah agar pikiran bunda juga tidak terlalu jenuh. Siapa yang tidak jenuh coba, kalau kita setiap hari ada didalam rumah bersama anak. Oleh karena itu, kita perlu jalan-jalan menghirup udara segar.
  3. Jalin hubungan rumah tangga bunda dengan baik. Misalkan jika bunda merasa tidak dihargai oleh suami. Maka jangan jadi beban sehingga akan mempengaruhi kondisi kesehatan bunda.
  4. Jangan sekali-kali melampiaskan kekesalan pada anak. Misalkan bunda sedang ada konflik baik dengan suami maupun dengan orang lain sehingga bunda merasa kesal dan ingin marah. Maka jangan sampai melampiaskan kekesalan tersebut pada anak.
  5. Jangan menerapkan pendidikan seperti orang zaman dahulu. Yaitu, jika anak berbuat salah selalu menerapkan sebuah sanksi atau sebuah hukuman. Entah itu hukumannya berupa tidak memberikan bekal jajan selama tiga bulan dan lain sebagainya.

Baca artikel tentang : Cara Mendidik Anak agar suka Menolong

Demikianlah artikel ini dibuat sesuai dengan pengalaman literasi saya dan semoga dapat bermanfaat bagi bunda sekalain.

Post a Comment for "Kunci Paling Ampuh dalam Mendidik Anak, ini 5 Cara agar tidak Berlaku Kasar dan Emosional pada Anak"