Skip to main content
Mom Baby

follow us

Cara Meningkatkan Bonding atau Kedekatan Anak dengan Ayah

Anak yang dekat dengan ibu, itu sudah biasa karena ada semacam ikatan batin yang kuat antara ibu dan anak. Namun bagaimana dengan Ayah?

Yaa meskipun ada hubungan biologis antara ayah dan anak, namun perlu beberapa hal yang harus dilakukan supaya bonding atau kedekatan antara ayah dengan anak terjalin dengan baik. Berikut ini saya sampaikan sesuai pengalaman saya.

8 Cara Meningkatkan Kedekatan Anak dengan Orangtuanya (Ayah)

Pertama

Jika baby menyusu dengan menggunakan dot, maka ayah bisa meluangkan waktu untuk menyusui baby dengan dot. Jangan lupa, ketika memberikan susu ayah harus melakukan kontak mata dengan baby. Jika diperlukan, ayah bisa sambil menggendong baby di atas lahunan. Jika baby menyusu dengan ASI langsung, ayah bisa ikut menemaninya ketika sedang menyusu.

Kedua

Lakukan minimal satu kegiatan dalam sehari untuk membantu moms memenuhi kebutuhan baby, misalnya mandi, ganti baju, ganti popok, berjemur, menyuapi makan jika sudah mulai MPASI, dll.

Ketiga

Ajaklah baby berjalan-jalan disekitar rumah atau kompleks, bisa menggunakan stroller ataupun di gendong. Namun saya sarankan, lebih baik digendong supaya bonding semakin kuat.

Keempat

Temani baby ketika hendak tidur. Ayah bisa mengajaknya mengobrol, membacakan cerita, menyanyikan lagu, membacakan do'a atau mengaji, dll. Meskipun seharian ayah tidak bersama baby, namun jika sebelum tidur ayah membersamainya maka baby akan merekam kebersamaannya tersebut dalam ingatan. Sehingga dalam ingatannya, ayah ada untuk baby.

Kelima

Ayah hendaknya meluangkan waktu khusus di saat-saat baby membutuhkan perhatian lebih, misalnya ketika baby sakit. Karena ketika sakit, hampir semua baby menginginkan perhatian lebih dari orang disekitarnya. Rasa tidak nyaman ketika sakit, membuatnya ingin mencari kenyamanan dari orang disekitarnya. Dan saat itulah, waktu yang tepat bagi ayah untuk menjadi tempat ternyaman untuk baby selain dari moms.

Keenam

Hal menyenangkan bagi semua baby tentunya adalah bermain. Luangkanlah waktu meskipun sebentar untuk mengajaknya bermain permainan yang baby sukai.

Ketujuh

Jangan segan untuk memeluk, mencium da mengatakan sayang kepada baby. Karena rasa sayang juga harus diungkapkan supaya baby bisa mengetahuinya secara fisik dan verbal.

Kedelapan

Biasakan berpamitan kepada baby setiap hendak pergi bekerja, ajak komunikasi bahwa ayah pergi untuk bekerja. Sepulang kerja, ayah juga harus menyapa baby terlebih dahulu sebelum beristirahat. Sampaikan jika ayah sudah pulang, dan ingin istirahat terlebih dahulu sebelum bermain dengannya.

Yang perlu digarisbawahi yaitu, setiap interaksi yang dilakukan antara ayah dan anak mulai dari baby itu sangat berpengaruh hingga baby tumbuh dewasa. Jangan beranggapan bahwa baby belum mengerti, sehingga ayah melewatkan berbagai bentuk interaksi dan komunikasi.

Berinteraksi dan berkomunikasilah dengan baby seolah baby faham, dan kita harus yakin bahwa baby bisa faham dan merasakan setiap pola interaksi yang kita lakukan. Bahkan baby, bisa lebih peka dari orang dewasa sekalipun. So, jangan sekali-sekali ayah mengabaikan baby nya yah.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar