Skip to main content
MOM AND BABY

follow us

Mengapa Harus Melakukan Toilet Training? Berikut Alasan dan Cirinya

Mom and dad, sudah menjadi tugas kita untuk melatih dan mengajarkan anak-anak kita agar dapat melalui setiap tahapan perkembangannya, tak terkecuali toilet training. Mengapa harus dilakukan? Dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan toilet training?

Berikut Adalah Beberapa Alasan Mengapa Anak untuk Segera Melakukan Toilet Training.

1. Kesehatan

Ya, tentu saja alasan kesehatan menjadi salah satu alasan yang utama. Seberapa mahal dan baguspun diapers yang kita gunakan, tetap saja bisa berpengaruh buruk terhadap kesehatan baby jika digunakan dalam jangka waktu yang terlalu lama. Apalagi jika kita atau orang dewasa disekitarnya tidak disiplin dan telaten untuk mengganti diapers secara berkala.

2. Kemandirian

Berdasarkan pengalaman yang saya lihat dari anak-anak didik saya, anak yang terlambat lepas diapers cenderung sulit juga beradaptasi dalam kegiatan belajar ataupun sosialnya. Karena ia cenderung masih memiliki ketergantungan, dan belum menjadi pribadi yang utuh.

3. Kebersihan

Dengan melakukan toilet training, kita sekaligus mengajarkan anak untuk belajar hidup bersih. Jika sebelumnya anak bisa pipis di sembarang tempat, kali ini ia harus pipis di toilet sesuai tempatnya. Jika sebelumnya ia pipis di dalam diapers dan tidak bersih-bersih maka ketika buang air kecil, dia harus ke toilet untuk membersihkan dirinya dari kotoran akibat pipis.

4. Kontrol Diri Anak

Ketika menggunakan diapers, anak cenderung tidak menghiraukan ketika dia buang air kecil ataupun buang air besar. Tapi ketika dia menjalani toilet training, dia akan menyadari ketika ada air pipis atau pup yang keluar dan membasahi serta mengotori celananya. Cepat atau lambat dia akan belajar untuk menahan diri sampai menemukan toilet untuk dia buang air.

5. Kesiapan Anak

Ketika anak sudah siap untuk toilet training, maka itu adalah momen yang sangat berharga yang tidak boleh mom or dad lewatkan karena bisa jadi di kemudian hari hal tersebut justru sulit untuk dilakukan.

Lalu kapan sebaiknya waktu yang tepat untuk melakukan toilet training?

Menurut saya sebaiknya anak menjalani cara toilet training dan lepas diapers sebelum usia pra sekolah (3-6 tahun). Karena pada usia tersebut anak-anak sudah dihadapkan pada tahapan perkembangan selanjutnya.

Mereka sudah harus belajar pada hal-hal baru di luar rumah, baik secara afektif, sosial, motorik ataupun kognitifnya. Sudah selayaknya sebagai orang tua, kita melatih mereka melewati setiap tahapan perkembangan mereka untuk memudahkan mereka melewati tahapan-tahapan selanjutnya.

Adapun Ciri Anak yang Sudah Siap Melakukan Toilet Training, yaitu:

  • Anak terlihat tidak nyaman pipis atau pup di celana atau diapers.
  • Anak sudah mampu mengutarakan kata-kata yang berkaitan dengan toilet training, seperti pipis, pup, toilet, dll.
  • Anak seringkali melapor jika ia pipis atau pup.
  • Anak sudah bisa berjalan ke toilet.

Demikian informasi yang bisa saya bagikan mengenai beberapa alasan dan ciri anak yang sudah melakukan toilet training dan ini berdasarkan pengalaman saya sebagai orang tua ataupun guru di sekolah yang sudah seringkali berhadapan dengan anak-anak yang saya temui selama ini.

You Might Also Like:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Untuk komentar out of topics silahkan masuk ke Forum
Buka Komentar