Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips | Mengatasi Bayi Demam yang Susah Minum Obat

Ketika bayi kita mengalami demam, tentu kita merasa sangat hawatir. Terlebih ketika bayi kita mengalami demam yang cukup tinggi dan enggan minum obat.

Demam merupakan respon tubuh terhadap virus/bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Ketika virus/bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh, maka secara alami tubuh akan melawan virus/bakteri tersebut.

Dan hal tersebut dapat menimbulkan efek demam. Maka ketika bayi mengalami demam itu tandanya sistem imun dalam tubuh bayi sedang bekerja melawan virus/bakteri, dan seiring waktu dapat membaik dengan sendirinya.

Namun yang perlu kita ingat dan harus kita waspadai. Demam yang tinggi di atas 38,2 derajat celcius sudah memerlukan penanganan supaya demam berangsur turun dan tidak terus naik.

Demam yang melebihi suhu 39 derajat celcius, bisa beresiko menimbulkan kejang. Namun kasus tersebut tidak selalu terjadi pada setiap bayi. Yang perlu kita lakukan, tetap upayakan penanganan terbaik kepada bayi kita ketika sedang demam.

Mengatasi Bayi Demam yang Susah Minum Obat

Tips | Mengatasi Bayi Demam Yang Susah Minum Obat

Berikut ini penulis bagikan pengalaman mengenai upaya yang dapat dilakukan ketika bayi kita mengalami demam, namun sulit minum obat yaitu sebagai berikut.

  • Berikan cairan yang cukup (karena demam bisa mengakibatkan dehidrasi/kekurangan cairan). Jika bayi masih minum ASI eksklusif, maka moms bisa memberikan ASI lebih intens. Jika bayi sudah mengkonsumsi MPASI, maka moms bisa berikan minum air putih lebih instens dan buah yang mengandung banyak cairan, disamping pemberian ASI.
  • Kompres bayi secara berkala dengan air hangat. Ingat ya moms hindari penggunaan air dingin, karena itu justru akan membuat suhu tubuh bayi semakin tinggi. Kompres menggunakan kain/handuk yang menyerap air. Ulangi setiap 15 menit sekali.
  • Gunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Ingat ya moms, hindari pakaian tebal, kaos kaki, apalagi selimut ketika bayi demam. Karena pakaian yang hangat akan menyebabkan suhu tubuh bayi semakin meningkat dan demam tidak kunjung reda.
  • Buatlah ruangan segar dengan suhu rendah. Jika perlu gunakan AC atau kipas angin. Namun perhatikan ya moms, penggunaan kipas jangan langsung di arahkan ke tubuh bayi. Jangan juga terlalu kencang. Gunakan kipas angin secukupnya untuk membuat suhu ruangan segar dan tidak lagi panas.
  • Jika suhu bayi di atas 39 mendekati 40 derajat celcius, coba lakukan hal berikut untuk mengindari kejang pada bayi. Buka pakaian bayi, seka seluruh badan dengan air hangat. Kipas-kipas tubuh bayi dengan 1 lembar kertas sebelum tubuh bayi mengering. Lakukan kurang lebih 10 detik, setelah itu keringkan tubuh bayi menggunakan handuk sampai benar-benar kering. Balur bagian perut dan punggung bayi dengan minyak telon atau sejenisnya, lalu pakaikan kembali pakaian. Ingat ya moms, pakaiannya yang tipis dan menyerap keringat.
  • Jika moms masih ingin mencoba pemberian obat, maka moms bisa mencampurkan larutan obat ke dalam ASIP (ASI perah) di dalam dot. Jika suhu tubuh bayi sangat tinggi, bisa juga diberikan obat yang dimasukan melalui dubur. Namun saya sarankan, untuk pemberian obat sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter/bidan supaya jenis obat dan dosisnya sesuai.

Demikian pengalaman yang dapat saya bagikan kepada moms or dads mengenai pengalaman saya mengatasi bayi demam yang sulit minum obat.

Semua yang saya sarankan merupakan pengalaman pribadi saya yang sudah saya konsultasikan dengan bidan, dokter dan perawat.

Namun semua yang saya bagikan tidak bermaksud menggantikan saran medis. Jika moms ingin mengikuti saran medis setelah konsultasi langsung, maka itu lebih baik dan mudah-mudahan lebih efektif.

Post a Comment for "Tips | Mengatasi Bayi Demam yang Susah Minum Obat"