Skip to main content
Mom Baby

follow us

Cara Mengatasi Anak Terkena Flu Singapura yang Wajib Anda Ketahui

Cara Mengatasi Anak Terkena Flu Singapura yang Wajib Anda Ketahui

Cara Mengatasi Anak Terkena Flu Singapura - Merupakan salah satu penyakit yang disebabkan infeksi virus dan pada umumnya dialami oleh balita, anak-anak, dan bahkan sampai orang dewasa.

Gejala atau tanda-tanda jika terserang oleh penyakit ini, ditandai dengan adanya luka pada bagian dalam mulut, bintik merah pada kulit, dan sampai mengalami demam bagi pengidapnya. Hal ini tentu berdampak tidak nyaman terutama pada anak-anak usia balita.

Seorang anak akan mengalami rasa sakit ketika makan atau minum disebabkan luka yang ada didalam mulutnya bahkan sampai tidak mau makan atau minum asi. Tentu ini akan berdampak terjadinya penurunan berat badan pada anak.

Selain itu, kebutuhan asupan gizi anak pun kurang maksimal. Karena pada saat itu seorang anak akan merasakan sakit ketika menelan makanan (mpasi) atau minum (asi atau susu formula).

Flu singapura (virus), pada umumnya dapat menyerang anak balita melalui kontak langsung dengan orang-orang sekitar yang sudah terkena virus (flu singapura) baik melalui udara ataupun kontak lainnya.

Berikut Cara Mengatasi Anak Terkena Flu Singapura

1. Memberikan obat penurun panas dan pereda nyeri

Memberikan paracetamol atau ibuprofen merupakan salah satu cara mengatasi anak yang terkena flu singapur. Faktanya kedua obat tersebut dapat menurunkan demam dan juga meredakan rasa nyeri.

Selain memberikan obat paracetamol dan ibuprofen, Anda juga dapat menggunakan cara lain untuk menurunkan demam anak melalui metode penyembuhan tradisional atau secara alami.

Namun jika sampai anak Bunda mengalami susah makan atau tidak ada satu pun makanan atau minuman yang dimakan, maka silakan untuk segera konsultasikan ke bidan atau langsung ke dokter spesialis anak terdekat.

2. Istirahat di rumah

Istirahat di rumah secara penuh dengan tidak keluar sampai kondisi anak benar-benar membaik merupakan bentuk upaya untuk penyembuhan. Karena jika anak berada di lingkungan yang kotor, maka dikhawatirkan kondisinya akan bertambah parah.

Jika anak bunda merasa jenuh berada di dalam rumah, maka berikanlah mainan baru atau aktivitas baru yang membuat anak mau berdiam diri di dalam rumah seperti nonton tv, film kesukaan, dan aktivitas kesukaan lainnya.

Virus ini tidak akan mampu bertahan lebih dari lima hari jika dilakukan lockdown di dalam rumah. Oleh karena itu, kita sebagai orangtua harus dapat memastikan agar anak tetap di dalam rumah atau tidak keluar rumah sampai kondisi anak benar-benar membaik.

3. Memberikan makanan dan minuman yang cocok

Hindari makanan atau minuman yang memiliki rasa asam dan pedas serta makanan yang bertekstur keras. Karena jenis makanan tersebut dapat memungkinkan kondisi anak bertambah parah dan semakin sulit untuk diatasi.

Oleh karena itu, pastikan anak bunda mau memakan makanan yang memiliki tekstur lembut seperti bubur, puding, dan juga makanan dan minuman yang tidak memiliki rasa asam dan pedas atau terlalu ekstrem.

4. Menjaga kebersihan

Membersihkan semua barang yang ada di dalam rumah mulai dari barang-barang yang ada di kamar anak hingga wadah-wadah makanan yang sering digunakannya. Hal ini dilakukan untuk memutuskan rantai pertumbuhan virus.

Selain itu, menjaga kebersihan pula dapat membuat anggota keluarga lain menjadi sehat dan tidak terkena flu singapura. Karena flu ini disesabkan oleh virus yang mana dapat menular melalui udara sekitar.

Antisipasi paling utama yang dapat dilakukan agar anggota keluarga lain tidak terkena virus ini adalah mengenakan masker untuk setiap anggota keluarga. Hal ini dapat dilakukan hingga kondisi anak yang terkena flu kondisinya benar-benar membaik.

5. Memberikan salep

Ketika anak mengalami flu singapura, ia akan merasakan gatal, ruam, bintil pada kulit yang mana terdapat pada daerah tangan, badan, dan kaki si anak. Maka dari itu, kita sebagai orangtua harus dapat mengolesi anak dengan obat salep khusus untuk kulit.

Namun kita tidak bisa membeli obat tanpa ada resep dari dokter. Karena bagaimana pun juga saran dan resep dari dokter itu sangat membantu dalam mengatasi penyakit yang satu ini (flu singapura).

Kesimpulan

Hal yang perlu dilakukan apabila terjadi flu pada anak adalah jangan panik atau jangan pernah membuat panik orang lain.

Namun yang perlu diperhatikan adalah amati kulit tangan dan kaki si anak apakah terdapat bintil yang berwarna merah? Kemudian perhatikan juga pada bagian dalam mulut apakah terdapat luka seperti sariawan?

Apabila ditemukan salah satu tanda yang disebutkan di atas, maka dapat dipastikan bahwa anak Bunda terserang penyakit flu singapura. Apabila disertai dengan kondisi anak semakin memburuk, maka segera bawa anak ke rumah sakit terdekat agar dapat teratasi dengan baik.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Untuk komentar out of topics silahkan masuk ke Forum Blog Mom and Baby
Buka Komentar