Skip to main content
MOM AND BABY

follow us

Peran Orang Tua dalam Perkembangan Anak Usia Dini

MomBay - Seiring berkembangnya seorang anak, peran orang tua sangat penting dalam ruang lingkungnya. Artinya seorang anak membutuhkan perhatihan dari orang tuanya agar dikemudian hari anak memiliki watak atau sifat yang diharapkan oleh setiap orangtuanya.

Tidak cukup dengan mengawasinya saja, melainkan anda yang berperan sebagai orang tua harus dapat memperhatikan beberapa poin yang ada didalam postingan ini dan saya kira beberapa peran ini mesti dilakukan oleh semua orang tua terhadap anaknya.

Berikut Peran Orang Tua dalam Perkembangan Anak Usia Dini

1. Membimbing dan Mengasawi

Peran orang tua yang pertama adalah membimbing dan mengawasi anak. Karena pada umumnya anak yang berusia 0-2 tahun itu perlu dibimbing dan diawasi, hal ini dilakukan agar si anak dapat terarahkan oleh orang tuanya. Misalnya membimbing anak dalam mengenali benda-benda yang ada disekitarnya dan juga mengawasi anak ketika sedang beraktivitas agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, misalnya jatuh dan lain-lain.

Peran yang pertama ini, pastikan anda sebagai orang tua harus dapat mengatur atau membagi waktu aktivitas anda dengan anak, sebisa mungkin untuk tidak terlalu sibuk dengan urusan anda. Ingat ia adalah bagian yang paling berharga bagi anda, artinya anak perlu perhatian dan bimbingan dari anda.

2. Memberikan Contoh Baik

Ketika anda berbicara dengan baik, lembut, tidak kasar, bersika baik dihadapan seorang anak secara tidak sadar anda telah berusaha untuk memberikan contoh yang baik pada anak anda. Karena pada umumnya rata-rata usia anak dini itu selalu meniru apa yang kita ucapkan juga apa yang kita lakukan. Jadi hati-hatilah dalam bersikap ketika dihadapan seorang anak.

Untuk memberikan contoh yang baik, maka anda harus dapat mengubah kebiasaan buruk anda menjadi baik. Kalau anda tetap tidak merubah kebiasaan buruk anada, maka siap-siap saja kalau anda akan dibuat kerepotan olehnya.

3. Memecahkan Masalah Anak

Memberikan jalan keluar atau memecahkan masalah jika seorang anak berada dalam suasana baru yang tidak dapat diselesaikan dengan baik. Misalkan anak berebut mainan dengan teman lainnya.

Disinilah peran orang tua yang mengharuskan dapat melerai sekaligus menyelesaikan masalah yang sedang dialami oleh seorang anak. Maka dari itu peran orang tua pada poin yang ketiga ini adalah sebagai pemecah masalah anak.

4. Memotivasi Anak

Berikan motivasi kepada anak, bukan teguran atau bentakan yang dapat membuat anak anda ketakutan. Tapi berikan pengertian bahwa apa yang dilakukannya adalah tidak boleh, misalkan dalam kehidupan anak yang bermain kemudian bertengkar sampai terjadi kontak fisik. Maka sikap atau peran anda disana bukan memarahi dan mencari pembelaan bahwa anak anda tidak salah atau sebaliknya, yang seharusnya anda lakukan adalah memberinya motivasi agar anak tidak melakukannya lagi dikemudian hari.

Berikan motivasi juga agar anak mau berbagi dengan yang lainnya, misalkan dalam berbagi makanan, minuman, dan mainan-mainan lainnya yang dimiliki olehnya. Hal ini perlu dilakukan supaya anak kelak banyak teman dan sahabat dikarenakan suka berbagi dengan teman-temannya.

Baca Juga: Cara Memotivasi Anak Agar Gemar Membaca Sejak Dini

5. Tegas dalam Mengambil Keputusan

Ketika anak anda menangis meminta mainan baru padahal dirumahnya banyak mainan yang ia miliki, maka peran anda disini sebagai orang tuanya harus tegas dalam mengambil keputusan. Anda jangan terlalu luluh terhadap apa yang diinginkannya, anda harus dapat mengambil keputusan agar anak meluluhkan keinginannya. Karena pada dasarnya anak itu banyak maunya, terlebih lagi kalau melihat sesuatu yang baru sudah jelas ia akan tertarik untuk menggapainya.

Logikanya gini, kalau anak melihat api yang menyala kemudian anak merengek mau memegangnya. Apakah anda mau mengizinkan dan mengambilkan atau mendekatkan anak pada api tersebut? Saya rasa itu tidak mungkin kan. Nah, disinilah peran orang tua untuk tegas dalam mengambil keputusan dengan mempertimbangkan yang akan terjadi kedepannya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Untuk komentar out of topics silahkan masuk ke Forum
Buka Komentar