Skip to main content
Mom Baby

follow us

Cara Melatih Anak Berbicara Usia 1 Tahun

Cara melatih anak berbicara usia 1 tahun - Berbicara merupakan keterampilan dasar bagi seseorang yang diperlukan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, berbicara juga merupakan kemampuan yang harus diajarkan kepada anak terlebih lagi terkait dengan cara melatih anak berbicara usia 1 tahun.

Jangan beranggapan bahwa anak anda akan dapat berbicara dengan sendirinya seiring bertambahnya usia, pendapat atau pemikiran seperti itu menurut saya sangatlah keliru, maka dari itu disinilah perlunya mengetahui cara melatih anak berbicara usia 1 tahun ke bawah, sehingga menjadi kelak menjadi anak yang pandai berkata-kata.

Banyak kasus akibat pemahaman yang kurang ataupun keterbatasan orang tua, membuat orang tua kurang perhatian terhadap perkembangan anak-anaknya dalam berbicara, sehingga akibatnya anak mengalami speech delay yaitu istilah bagi anak yang mengalami keterlambatan dalam berbicara.

Jika anak sudah dinyatakan mengalami speech delay, maka bukan hanya bimbingan dari orang sekitar lagi yang perlu diberikan, tapi anak tersebut memerlukan terapi khusus sesuai dengan tingkat keterlambatannya dan tentunya proses tersebut akan memakan banyak waktu dan menguras berbagai hal.

Berikut Cara Melatih Anak Berbicara pada Usia 1 Tahun

Melatih Anak Agar Cepat Bicara

Kita sebagai orang tua tentunya menginginkan yang terbaik bagi anak kita, maka dari itu kita harus memaksimalkan setiap tahap perkembangannya agar dapat dilalui dengan baik, salah satunya yaitu dengan mengajarkan anak berbicara. Lalu bagaimana sajakah cara yang harus kita tempuh? Agar anak cepat bicara diusia 1 tahun, nah berikut cara melatih anak agar cepat bicara.

Melatih anak agar cepat bicara tentu saja memerlukan beberap contoh aktivitas yang dapat membantu anak berbicara, dengan adanya contoh pada artikel ini, diharapkan moms dapat mestimulus anaknya.

1. Ajak anak berbicara sejak dalam kandungan. Pasalnya sejak masih dalam kandunganpun anak sudah dapat mendengar dan merespon orang-orang yang mengajaknya berbicara. Salah satu respon yang ditunjukkannya yaitu dengan menendang atau memukul perut moms.

2. Saat anak sudah lahir, ajak ia berbicara sambil memegang tangan, kaki atau bagian tubuh lainnya yang membuat ia semakin dapat menyadari keberadaan kita yang sedang mengajaknya ngobrol. Mengapa demikian? Karena biasanya tatapan mata anak yang baru lahir belum sepenuhnya dapat menatap kita empat mata.

3. Ketika anak sudah bisa menatap kita dengan jelas, maka sejak saat itu ketika kita mengajaknya ngobrol kita harus menatap matanya sambil memberikan ekspresi yang menggembirakan sehingga anak akan ikut mengoceh.

4. Ketika anak sudah bisa mengoceh, ajarkan ia mengucapkan kosa kata yang mudah. Kosa kata yang mudah diikuti oleh anak biasanya adalah kosa kata yang memiliki huruf vokal A, seperti bapak, mamah, babah, dll.

5. Ketika anak sudah bisa menunjukkan barang yang dia inginkan, saat inilah kita bisa lebih fokus mengajarinya untuk berbicara. Melatihnya untuk mengungkapkan kata-kata tertentu. Berikut caranya untuk merangsang anak agar mau menyebutkan kata yang kita ajari:

  • Ketika anak ingin menyusu, beritahu bahwa ini adalah mimi. Ucapkan terus sambil tunjukkan. Selanjutnya moms harus menunggu anak menyebutkan mimi sebelum akhirnya moms berikan.
  • Jika tahap tadi sudah berhasil, selanjutnya moms harus terapkan pada benda atau hal lain yang diminta oleh anak. Tahan untuk memberikan hal yang diinginkan sebelum anak mau menyebutkannya.
  • Jika anak sudah mau menyebutkan hal yang dia inginkan maka segeralah berikan. Jangan membuatnya kesal sehingga dia enggan lagi untuk berbicara. Ini sebagai reward, sehingga anak mengerti bahwa ketika dia berhasil berbicara maka dia akan mendapatkan apa yang dimintanya. Meskipun kosa katanya belum jelas, tetap berikan apa yang dia minta sambil moms contohkan pengucapan yang benarnya seperti apa.
  • Berikan apresiasi setiap kali anak mau menyebutkan suatu kosa kata meskipun belum jelas. Apresiasi tersebut bisa berupa tepuk tangan, ucapan hore, ciuman, dll.
  • Tunjukan berbagai barang kepada anak, sambil menyebutkan nama dari benda tersebut. Semakin banyak kosa kata yang anak kuasai, maka semakin cepat anak dapat berbicara.

Berdasarkan pengalaman saya, dengan menerapkan cara-cara tersebut. anak kami sudah dapat berbicara di usianya yang menginjak 1 tahun. Alhamdulillah.

Perkembangan setiap anak memang berbeda-beda, tapi setidaknya kita sebagai orang tua dapat berusaha semaksimal mungkin untuk membantunya memaksimalkan setiap tahap perkembangannya. Dan jangan sampai, karena minimnya ilmu yang kita miliki, menghambat tumbuh kembang anak kita. Demikian sharing nya hari ini moms, semoga bermanfaat.

Berikut Video Artikel Terkait

You Might Also Like:

Newest PostNewest Post
Comment Policy: Silahkan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Untuk komentar out of topics silahkan masuk ke Forum MomBaby
Buka Komentar