Masalah untuk Test Psikotes Komplet: Kekuatan Verbal sampai Test Penalaran

Test psikotes CPNS ada dalam jalur penyeleksian Calon Karyawan Sipil Negara (CPNS). Tes pertama CPNS ialah Penyeleksian Kapabilitas Dasar (SKD) yang terbagi dalam Test Intelegensi Umum (TIU), Test Karakter Individu (TKP), dan Test Wacana Berkebangsaan (TWK). Test setelah itu Penyeleksian Kapabilitas Sektor yang terdiri dari psikotes, test materi sektor, dan interviu.

Test psikotes mempunyai beberapa macam, seperti test kekuatan verbal, test kekuatan penalaran test kekuatan numerik, test kekuatan spasial atau gambar, test personalitas, dan test tercatat.

A. Masalah Psikotes Test Verbal

Test Kekuatan Verbal terdiri dari test persamaan kata, antonim, analogi kata, random kata, pengelompokan kata, dan sebagainya. test ini berperan untuk menghitung kekuatan seorang di bagian pengetahuan berkenaan bahasa

I. Test Persamaan kata

Test persamaan kata menghitung tingkat kesiagaan dan ketelitian peserta test psikotes pada tanda-tanda yang serupa dan serupa, wacana, dan pengetahuan mengenai kalimat yang maknanya hampir serupa. Pekerjaan peserta test ialah cari kata yang serupa atau serupa dalam kata yang ada.

Contoh masalah test persamaan kata:

1. Wacana =...

A. Kecerdasan

B. Kepandaian

C. Penglihatan

D. Daya berpikir

E. Penalaran

Jawaban: C

Ulasan: Wacana memiliki arti hasil mewawas, pantauan, penglihatan


2. Sumir =...

A. Singkat

B. Lama

C. Tebal

D. Kaku

E. Plastis

Jawaban: A

Ulasan: Sumir memiliki makna pendek, singkat, singkat . Maka, persamaan kata dari sumir ialah singkat.


3. Jumantara =...

A. Bumi

B. Samudra

C. Angkasa

D. Tanah

E. Daratan

Jawaban: C

Ulasan: Jumantara memiliki arti awang-awang, langit, udara. Kata jumantara bersinonim dalam kata angkasa, yang memiliki awang-awang, langit.


4. Virulen =...

A. Jahat

B. Akomodatif

C. Virus

D. Manunggal

E. Maskulin

Jawaban: A

Ulasan: Virulen maknanya jahat, memprovokasi.


5. Insinuasi =...

A. Terus-terang

B. Pembicaraan

C. Kritikan

D. Bentrokan

E. Lembaga

Jawaban: C

Ulasan: Insinuasi maknanya dakwaan terselinap, tidak terus-terang, atau mungkin tidak langsung, kritikan . Maka, persamaan kata dari insinuasi ialah kritikan.


II. Test Antonim

Test antonim ialah test psikotes berisi masalah mengenai musuh kata atau antonim yang disebut kontradiksi dari test persamaan kata.

1. GEGAI

A. Petir

B. Sah

C. Kurang kuat

D. Kuat

E. Sukses

Jawaban: D

Ulasan: Gegai maknanya gampang terlepas, tidak kuat, atau mungkin tidak kokoh. Antonim dari gegai ialah kuat.


2. LANCUNG

A. Petir

B. Asli

C. Pemula

D. Tiruan

E. Palsu

Jawaban: B

Ulasan: Lancung maknanya tidak tulen, palsu, tiruan. Antonim dari lancung ialah asli.


3. REMISI

A. Pembaruan

B. Perbaikan

C. Keterangan

D. Penentuan

E. Tambahan

Jawaban: E

Ulasan: Remisi maknanya pengurangan kuhuman yang diberi ke orang yang terhukum . Maka antonim remisi ialah tambahan


4. EKLETIK

A. Eksentrik

B. Tidak pilih-memilih

C. Terbatas

D. Tidak perduli

E. Inklusif

Jawaban: B

Ulasan: Ekletik maknanya pilih yang terbaik dari beragam sumber . Maka antonim dari ekletik ialah tidak pilih-memilih.


5. NADIR

A. Kadir

B. Takdir

C. Nasib

D. Zenit

E. Sanggurdi

Jawaban: D

Ulasan: Nadir ialah titik terendah dari bulatan cakrawala atau bola langit. Sedangkat zenit ialah titik pucuk . Maka, antonim dari nadir ialah zenit.

Test Kekuatan Penalaran terdiri dari penalaran rasional dan analisis. Test ini berperan untuk ketahui berapa efisien penalaran dan perpecahan permasalahan yang dipunyai seorang dengan persyaratan rasional dan logis.

Contoh masalah penalaran rasional:

Penulis lagu ialah orang yang inovatif. Beberapa penulis lagu supel, terkecuali yang sudah populer. Simpulan yang pas ialah...

A. Penulis lagu beberapa inovatif

B. Ada penulis lagu yang tidak inovatif tapi supel

C. Beberapa penulis lagu yang supel tidak inovatif

D. Penulis lagu yang populer ialah orang yang inovatif

E. Penulis lagu yang supel dan populer tidak inovatif

Jawaban: D

Ulasan: Beberapa penulis lagu supel, terkecuali yang sudah populer. Maknanya, penulis lagu yang populer ialah orang yang inovatif.

Test Kekuatan Numerik terdiri dari test aritmetika sosial, matematika aljabar, barisan dan deret, dan sebagainya. Test ini berfungsin untuk menghitung kekuatan seorang hitung atau logis-matematis.

Contoh masalah test aritmetika sosial:

1. Pak Lurah mendapatkan bantuan 6 karung pupuk urea setiap karung beratnya 40 kg. Pupuk dibagi ke 12 orang petani. Setiap petani mendapat pupuk sekitar...

A. 40 kg

B. 36 kg

C. 24 kg

D. 20 kg

E. 60 kg

Jawaban: D

Ulasan:

Jumlah pupuk keseluruhan: 6 karung x 40 kg/karung = 240 kg

240 kg : 12 orang = 20 kg/orang

Test Kekuatan Spasial/Gambar terdiri dari test skema gambar, jaring-jaring gambar, analogi gambar, dan sebagainya. Test ini berperan menghitung seberapa jauh kekuatan daya nalar ruangan yang dipunyai seorang.

Test Personalitas atau Test Personality terdiri dari Draw a Individu, test Baum, HTP, dan sebagainya. Test ini berperan untuk mengenali aspek personalitas seorang, seperti kestabilan emosi, kemandirian, semangat juang, motivasi, keyakinan diri, kekuatan publikasi, kecermatan, kecepatan kerja, dan sebagainya.

Pada Test Menggambar Orang atau Test Draw a Individu, gambar sebuah profile orang utuh dari ujung kepala sampai ujung kaki. Hadirkan mata, hidung, telinga, mulut, dan muka dengan detil. Hadirkan watakistiknya dengan detil, seperti tipe kelamin, umur, dan pekerjaannya. Perlihatkan gambar tangan sebagai representasi figur kamu sebagai individu terbuka pada hal baru dan supel berkawan.

Gambar dengan simpel tapi detil, seperti diambil dari Strategi Tepat Bisa lolos Psikotes Gambar oleh Sugi Siswiyanti. Deskripsikan profile sedang melakukan aktivitas, seharusnya samakan dengan tipe kelamin kamu sebagai peserta test psikotes. pakai pensil HB dan upayakan goresan cukup sekali saja. Gambar sama waktu yang efisien.

Test Tercatat atau Paper and Pencil Tes yaitu seperti test Pauli dan Kraepelin, Papikostik, MBTI, DISC, EPPS, SSCT, test doodle, dan sebagainya. Test psikotes tercatat ini berperan untuk ketahui factor kecepatan, kecermatan, keajekan, dan ketahanan seorang.