Skip to main content
MOM AND BABY

follow us

Mual Muntah pada Ibu Hamil, Berikut Tips Mengatasinya

Mual Muntah pada Ibu Hamil | Penyebab dan Cara untuk Mengatasinya

Mual Muntah pada Ibu Hamil - Pernahkah Bunda mengalami mual muntah pada saat hamil? Jika iya, pada postingan artikel MomBaby kali ini akan membahas beberapa faktor penyebab dan juga beberapa cara untuk mengatainya ketika ibu hamil mulai muncul gejala atau tanda-tanda mual muntah.

Sebenarnya bagi Bunda yang sedang hamil mengalami mual muntah, merupakan salah satu tanda baik untuk Bunda. Karena dibalik peristiwa mual muntah pada ibu hamil ternyata menunjukkan pertanda perkembangan janin semakin kuat.

Akan tetapi jangan sampai beranggapan bahwa mual muntah pada saat hamil itu dapat membuat janin semakin kuat ya Moms. Karena diluar sana mungkin ada beberapa ibu hamil yang selama masa kehamilannya belum pernah merasakan mual sampai muntah-muntah.

Akan tetapi tidak ada salahnya jika Bunda mengalami rasa khawatir terhadap janin yang masih ada didalam kandungan. Nah, untuk menghilangkan rasa kekhawatiran tersebut alangkah baiknya segera untuk konsultasi ke dokter spesialis kandungan.

Ingat jangan salah dokter ya Moms. Harus ke dokter spesialis kandungan, ini bagian dari pengalaman saya yang salam memilih dokter. Karena dulu itu paradigma saya bahwa semua dokter itu sama. Seperti dokter umum, ternyata itu semu berbeda.

Sebelum konsul ke dokter, alangkah baiknya tulis beberapa pertanyaan seputar kehamilan. Jangan sampai tidak ada pertanyaan ya Moms, sebab ini sangat bermanfaat sekali buat Bunda. Ibu hamil yang pintar adalah dia yang selalu mempersiapkan beberapa pertanyaan sebelum konsul ke dokter spesialis kandungan.

Kalu dulu saya menanyakan seputar makanan. Seperti makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi pada saat hamil, aktifitas apa saja yang boleh dilakukan saat hamil, dan lain-lain.

Faktor Penyebab Mual Muntah pada Ibu Hamil

Mual muntah dapat terjadi karena banyak faktor, yaitu diantaranya disebabkan karena perubahan hormon, genetik, dan dapat disebabkan oleh faktor lainnya. Seperti pola makan yang kurang tepat, tidak memperhatikan makanan yang dimakan, dan lain-lain.

Misalnya sering menjalani pola makan tidak sehat. Seperti banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak, mengandung santan, jenis makanan yang terlampau pedas atau terlalu asin.

Kondisi kesehatan dan fisik ibu hamil yang sedang menurun dan kelelahan akibat aktivitas yang tidak seimbang dengan istirahat juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab mual dan muntah. Bahkan sampai stress ringan pun dapat menjadi faktor pemicu terjadinya mual dan muntah pada ibu hamil.

Oleh karena itu ketika ibu hamil merasakan mual muntah, maka ketahuilah bahwa pada saat itu tubuh sedang beradaptasi dengan kenaikan hormon kehamilan. Selain terjadinya kenaikan hormon pada ibu hamil.

Secara rinci berikut ini blog MomBaby akan berbagi pengetahuan dari berbagai sumber bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya mual muntah pada ibu hamil, yaitu sebagai berikut.

1. Meningkatnya Hormon HCG

HCG atau Human Chorionic Gonadotropin merupakan bagian hormon kehamilan yang dibentuk oleh tubuh ibu hamil secara alami pada saat masa kehamilan. Ketika hormon ini mengalami peningkatan pada tubuh, maka yang akan terjadi mual muntah pada ibu hamil.

Tidak menutup kemungkinan hormon HCG selalu mengalami peningkatan. Karena terkadang hormon ini menurun sehingga yang dirasakan ibu hamil bisa-biasa saja dan tidak merasakan mual dan muntah.

Jika mengalami mual muntah, maka hormon HCG mengalami peningkatan dan begitu sebaliknya.

2. Meningkatnya Hormon Progesteron dan Estrogen

Selain hormon HCG, hormon progesteron dan estrogen juga dapat mengalami peningkatan. Terkadang ibu hamil mengalami peningkatan pada kedua hormon tersebut.

Perlu kita ketahui bahwa hormon progesteron dapat memicu atau mempengaruhi sistem pencernaan dan ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya mual muntah pada ibu hamil.

Sedangkan hormon estrogen dapat memicu peningkatan pada asam lambung. Jika hormon estrogen ini mengalami peningkatan, maka akan menimbulkan rasa tidak enak di mulut dan perut yang mengakibatkan mual muntah pada ibu hamil.

Pada poin ini kesimpulannya sama dengan poin sebelumnya, yaitu jika mengalami mual muntah, maka hormon Progesteron dan Estrogen mengalami peningkatan dan begitu sebaliknya.

3. Mengurangi Risiko Keguguran

Ternyata mual muntah yang terjadi pada ibu hamil dapat mengurangi risiko keguguran. Juga tidak menutup kemungkinan bahwa ibu yang tidak mengalami mual muntah tinggi risiko keguguran. Karena masih ada di luar sana ibu yang selama masa kehamilannya tidak merasakan mual dan muntah.

Yang paling utama, upaya untuk mengurangi risiko keguguran adalah melakukan beberapa aktivitas yang diperbolehkan untuk ibu hamil terutama pada awal masa kehamilan trimester satu.

4. Menunjang Tumbuh Kembang Janin

Mual muntah pada ibu hamil merupakan respon alamiah tubuh untuk melindungi janin di dalam rahim ibu. Hal ini juga memungkinkan pertanda janin semakin kuat.

Respon alamiah seperti mual muntah yang terjadi pada ibu hamil merupakan hal yang normal bahkan menunjang tumbuh kembangnya janin dalam rahim. Seperti halnya kita makan dan perasaan mual itu muncul. Nah, hal tersebut menandakan bahwa janin tidak menyukai makanan tersebut dikarenakan terlalu menyengat.

Jadi, tubuh seorang ibu hamil sangat peka terhadap berbagai macam jenis makanan dan minuman yang dikonsumsinya.

Selain itu, mual muntah sering juga menjadi parameter sebuah tanda bagi bumil bahwa perkembangan janin dalam kondisi baik.

5. Sensitif pada Aroma yang Berlebihan

Bau menyengat atau aroma yang berlebihan dapat memicu terjadinya mual muntah pada ibu hamil. Karena setiap ibu hamil sangat sensitif sekali terhadap aroma yang ada di sekitarnya.

Aroma yang berlebiahan ini dapat dihasilkan dari berbagai sumber. Seperti parfum, pengharum ruangan, sampah organik yang sudah membusuk, dan aroma sejenis lainnya.

6. Stress Ringan

Stress ringan juga dapat mempengaruhi kondisi ibu hamil dan dapat memicu terjadinya mual dan muntah. Stress ringan ini dapat muncul dari luar lingkungan, bisa dari pekerjaan maupun di dalam urusan rumah tangga.

7. Saat dalam Perjalanan

Menaik kendaraan dalam menempuh suatu perjalanan juga dapat menjadi faktor pemicu terjadinya mual dan muntah. Terutama bagi Bunda yang jarang sekali naik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Pasti merasa tidak nyaman, hal ini pernah saya alami.

Sebenarnya bukan kendaraan atau perjalanannya yang dapat memicu mual muntah pada ibu hamil akan tetapi aroma menyengat yang ada didalam kendaraan dan karena belum terbiasa ketika menaiki kendaraan pribadi tersebut.

Tips Mengatasi Mual Muntah pada Ibu Hamil

Beikut ini beberapa tips atau cara mengatasi mual muntah yang terjadi pada ibu hamil ketika berada di masa kehamilannya. Bunda juga patut dicoba beberapa tips tersebut, yaitu sebagai berikut.

  1. Biasakan makan dalam jumlah porsi sedikit pada waktu siang hari.
  2. Biasakan untuk memakan makanan dalam jumlah porsi kecil tapi sering.
  3. Biasakan untuk membersihkan mulut setiap selesai makan. Bisa dilakukan dengan cara menggosok gigi.
  4. Cobalah untuk keluar rumah menghirup udara segar, jika merasa mual. Cara ini bisa dilakukan dengan menghirup aroma terapi.
  5. Hindari kebiasaan setelah menyantap makanan. Seperti tidur, berbaring, dan sejenisnya.
  6. Hindari makanan dan minuman yang memiliki bau menyengat sehingga dapat memperparah keadaan mual muntah.
  7. Istirahat yang cukup
  8. Jika mengalami mual, buat aroma terapi dengan memotong irisan buah lemon yang diseduh bersama air panas. Hidup aroma segarnya secara perlahan.
  9. Kurangi makanan yang mengandung minyak berlebihan. Seperti aneka jenis gorengan dan semacamnya.
  10. Lakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan, jika Bunda hendak mengonsumsi suplemen vitamin.
  11. Luangkan waktu untuk beristirahat sejenak pada saat sedang beraktivitas.
  12. Makanlah dengan tidak terlalu kenyang dan jangan sampai menunggu lapar.
  13. Membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan yang berkarbohidrat tinggi dan rendah lemak. Seperti nasi, roti, roti gandum, dan sejensnya.
  14. Membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi. Seperti aneka jenis kacang-kacangan.
  15. Membiasakan untuk memakan buah dan sayuran.
  16. Meminimalisir banyak pikiran sehingga tidak terjadinya stress ringan.
  17. Selalu happy dengan cara menjaga kesehatan psikis dalam beraktivitas.
  18. Mencoba untuk makan camilan sehat di sela sela waktu makan. Camilan tersebut seperti buah, biskuit, pasta, dan makanan jenis lainnya.
  19. Mengonsumsi jenis permen mint. Karena aroma dan rasanya dapat meredakan rasa mual dan muntah.
  20. Pada waktu pagi hari, hindarilah memakan makanan berat. Cobalah untuk memakan makanan ringan seperti buskuit atau cookies dan sejenisnya.
  21. Sering meminum air mineral atau jangan sampai kehausan dan kekuarangan cairan.

Kesimpulan

Mual muntah adalah peristiwa normal yang terjadi pada ibu hamil dan sebagai alarem bahwa kehamilannya atau janin yang sedang dikandungnya dalam kondisi baik-baik saja. Maka dari itu banyak orang yang mengatakan bahwa mual muntah itu pertanda bahwa janin semakin kuat.

Biasanya peristiwa mual dan muntah terjadi pada masa usia kandungan trimester satu pada ibu hamil. Akan tetapi ada juga yang terjadi pada masa kehamilan trimester dua.

Jadi, dapat dikatakan bahwa mual dan muntah yang dialami oleh setiap ibu hamil itu berbeda-beda. Kenapa bisa demikian? Karena ada beberapa faktor penyebab terjadinya mual dan muntah pada seorang ibu yang sedang hamil.

Jika dengan beberapa tips yang sudah di sampaikan ternyata masih tetap merasa mual dan muntah bahkan sampai tidak bisa masuk makanan atau susah makan. Silakan segera datang ke dokter spesialis kandungan terdekat.

Demikianlah postingan artikel berjudul Mual Muntah pada Ibu Hamil. Kami selaku pengelola blog MomBaby mengucapkan terima kasih telah berkunjung semoga kita sehat selalu.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Untuk komentar out of topics silahkan masuk ke Forum
Buka Komentar